Mulai Bekerja dengan cara Baru ! yah setelah sekian lama berkutat dengan AI dari NOL besar, bekerja secara acak dan emosional yang ujungnya seperti menggambar pohon yang dahan dan rantingnya terus bermuculan di setiap ujung ranting yang paling ujung, dan sungguh sayang menyisakan tumpukan dabanyak daun kering 'tak terpakai' meski seebenarnya tumpukan daun kering ini adalah 'tangga' menuju ujung pohon ini . . sebuah ide yang menurut GEMINI di sebut Visi ambisius, sementara saya menyebutnya perkawinan dua kerumitan beda pulau. Sekaligus ini akan menjadi dekumentasi teratur dari pelajaran tentang Mengelola 'emosi' dalam perjalanan sebuah ide menjadi kenyataan. Ya ampun panang sekali pengantarmya ha.. ha.. biarkan saja, sudah lama saya tidak menulis blog. Intinya ini adalah rekaman percakapan saya fengan Gemini AI Lets begin . . . Sebuah Buku Pelajaran tentang menyatukan dunia cetak biru (blueprint) yang presisi dan teknis dengan keanggunan intaglio yang rumit ak...
Hari ini tema saya adalah karikatur, ya sepertinya saya butuh mendokumentasikan Prompt terbaik hasil konsultasi berjam-jam dengan AI sampai dapat prompt terbaik. Untuk kali ini adalah karikatur my sweety. Ingat tidak semua Platform 'menerima' gambar anak-anak atau bayi, itu bentuk perlindungan mereka saya salut itu. Yang sudah saya coba di : Pippit.ai, gemini, ChatGPT. dan copilot. Prompt ini saya generate di ChatGPT, berikut pengemangannya Create a highly detailed digital caricature of a baby inspired by the reference photo. Exaggerate the facial proportions in a cute and playful way: large round cheeks, slightly oversized glossy eyes, small nose, and open mouth with soft pink lips. Keep the hairstyle similar to the reference — thin, slightly sparse straight hair with a few strands falling naturally on the forehead. The baby is portrayed as a future programmer, sitting at a modern workstation. The baby is typing on a laptop with tiny chubby fingers. Behind him are multiple mo...